Klo mau nginstall xampp di linux, carax sbb:
1. Bagi yang blom punya softwarex bsa download di sini
2. Klo udah download tinggal ekstrak di terminal, caranya : dengan perintah tar xvfz xampp-linux-1.8.1.tar.gz -C /opt
3. Setelah proses ekstrak selesai, tinggal jalanin xampp nya dengan mengetikkan : /opt/lampp/lampp start
4. buka browser anda dan ketikkan localhost maka akan muncul tampilan xampp
Setelah beberapa hari saya cba jalanin xampp lagi, ternyata ada masalah, yaitu pada saat saya running muncul tulisan :
Starting XAMPP for Linux …
XAMPP: Another web server daemon is already running.
XAMPP: XAMPP-MySQL is already running.
XAMPP: Another FTP daemon is already running.
XAMPP for Linux started.
Ketika saya gooling saya nemu solusix :
1. Ketikkan pada terminal /etc/init.d/apache2 stop
2. Selanjutnya ketik /etc/init.d/vsftpd stop
3. Langkah terakhir restart xampp anda dengan mengetikkan /opt/lampp/lampp restart
4. Proses selesai silahkan coba bka browser anda dan ketikkan localhost lagi, Insya Allah akan berjalan dengan semestinya, selamat mencoba :)
efek
Senin, 15 April 2013
Sabtu, 16 Maret 2013
Membuat dan Menyimpan Inputan Form dengan php
Pertama kita buat dulu form.php
source codex copas yang dibawah ini ...
<html>
<head><title>Form Pemesanan</title>
<script type="text/javascript">
function cek_data(){
if (Lat1_12form.nama.value=="")
{
alert("Nama tidak boleh dikosongkan");
Lat1_12form.nama.focus()
return false
}
return true
}
</script>
</head>
<body bgcolor="Lightskyblue">
<font size=6 color="black" <b>FORM PEMESANAN BARANG</b></font>
<hr size=5 align="center" noshade>
<img src="print.jpg"> <img src="mouse.jpg"> <img src="fd.jpg"> <img src="modem.png">
<Form name ="form" Method ="Post" ACTION ="form_hasil.php" onSubmit="return cek_data()">
<table>
<tr>
<td>Nama </td> <td><input size="30" type='text' name='nama'></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat </td> <td><input size="30"type='text' name='alamat'></td>
</tr>
<tr>
<td>Tempat Tanggal Lahir</td>
<td><input type="text" name="ttl" size="30"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kelamin </td>
<td><Input type = 'Radio' name ='jenis_kelamin' value= 'Laki-laki'>Laki-laki
<Input type = 'Radio' name ='jenis_kelamin' value= 'Perempuan'>Perempuan </td>
</tr>
<tr>
<td>No HP </td> <td><input size="30"type='text' name='no_hp'></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td><input type="text" name="email" size="30"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Barang </td>
<td><select name="jenis_barang" >
<option value="0">pilih barang</option>
<option value="800000">Printer Rp 800.000</option>
<option value="120000">Mouse Rp 120.000</option>
<option value="85000">Flash Disk 32Gb Rp 85.000</option>
<option value="300000">Modem Rp 300.000</option>
</select></td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah Barang</td> <td><input size="30"type='text' name='jumlah'></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align=right><input type="submit" name="submit" value="send">
</tr>
</table>
</FORM>
</body>
</html>
setelah itu kita buat source code untuk menyimpan inputan dari form simpan dalan formhasil.php
<?php
$nama = $_POST['nama'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$ttl = $_POST['ttl'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$no_hp = $_POST['no_hp'];
$email = $_POST['email'];
$jns_brg = $_POST['jenis_barang'];
$jumlah = $_POST['jumlah'];
$harga = $_POST['jenis_barang']*$_POST['jumlah'];
// menampilkan hasil
echo "<h3> DATA YANG TELAH DIMASUKKAN </h3>";
echo "<p>Nama : ".$nama. "<br>";
echo "<p>Alamat : ".$alamat."<br>";
echo "<p>Tempat Tanggal Lahir : ".$ttl."<br>";
echo "<p>Jenis Kelamin : ".$jenis_kelamin."<br>";
echo "<p>No HP : ".$no_hp ."<br>" ;
echo "<p>Email : ".$email ."<br>" ;
echo "<p>Harga total yang harus dibayar : Rp ".$harga ."<br> <br>" ;
echo "<a href='form.php'>Kembali</a>";
?>
sedikit penjelasan tambahan untuk script itu tujuanx biar kolom nama itu gak boleh dikosongin,ntar klian tinggal ngubah2 sesuai kebutuhan aj.
Selamat mencoba!!
source codex copas yang dibawah ini ...
<html>
<head><title>Form Pemesanan</title>
<script type="text/javascript">
function cek_data(){
if (Lat1_12form.nama.value=="")
{
alert("Nama tidak boleh dikosongkan");
Lat1_12form.nama.focus()
return false
}
return true
}
</script>
</head>
<body bgcolor="Lightskyblue">
<font size=6 color="black" <b>FORM PEMESANAN BARANG</b></font>
<hr size=5 align="center" noshade>
<img src="print.jpg"> <img src="mouse.jpg"> <img src="fd.jpg"> <img src="modem.png">
<Form name ="form" Method ="Post" ACTION ="form_hasil.php" onSubmit="return cek_data()">
<table>
<tr>
<td>Nama </td> <td><input size="30" type='text' name='nama'></td>
</tr>
<tr>
<td>Alamat </td> <td><input size="30"type='text' name='alamat'></td>
</tr>
<tr>
<td>Tempat Tanggal Lahir</td>
<td><input type="text" name="ttl" size="30"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Kelamin </td>
<td><Input type = 'Radio' name ='jenis_kelamin' value= 'Laki-laki'>Laki-laki
<Input type = 'Radio' name ='jenis_kelamin' value= 'Perempuan'>Perempuan </td>
</tr>
<tr>
<td>No HP </td> <td><input size="30"type='text' name='no_hp'></td>
</tr>
<tr>
<td>Email</td>
<td><input type="text" name="email" size="30"></td>
</tr>
<tr>
<td>Jenis Barang </td>
<td><select name="jenis_barang" >
<option value="0">pilih barang</option>
<option value="800000">Printer Rp 800.000</option>
<option value="120000">Mouse Rp 120.000</option>
<option value="85000">Flash Disk 32Gb Rp 85.000</option>
<option value="300000">Modem Rp 300.000</option>
</select></td>
</tr>
<tr>
<td>Jumlah Barang</td> <td><input size="30"type='text' name='jumlah'></td>
</tr>
<tr>
<td colspan="2" align=right><input type="submit" name="submit" value="send">
</tr>
</table>
</FORM>
</body>
</html>
setelah itu kita buat source code untuk menyimpan inputan dari form simpan dalan formhasil.php
<?php
$nama = $_POST['nama'];
$alamat = $_POST['alamat'];
$ttl = $_POST['ttl'];
$jenis_kelamin = $_POST['jenis_kelamin'];
$no_hp = $_POST['no_hp'];
$email = $_POST['email'];
$jns_brg = $_POST['jenis_barang'];
$jumlah = $_POST['jumlah'];
$harga = $_POST['jenis_barang']*$_POST['jumlah'];
// menampilkan hasil
echo "<h3> DATA YANG TELAH DIMASUKKAN </h3>";
echo "<p>Nama : ".$nama. "<br>";
echo "<p>Alamat : ".$alamat."<br>";
echo "<p>Tempat Tanggal Lahir : ".$ttl."<br>";
echo "<p>Jenis Kelamin : ".$jenis_kelamin."<br>";
echo "<p>No HP : ".$no_hp ."<br>" ;
echo "<p>Email : ".$email ."<br>" ;
echo "<p>Harga total yang harus dibayar : Rp ".$harga ."<br> <br>" ;
echo "<a href='form.php'>Kembali</a>";
?>
sedikit penjelasan tambahan untuk script itu tujuanx biar kolom nama itu gak boleh dikosongin,ntar klian tinggal ngubah2 sesuai kebutuhan aj.
Selamat mencoba!!
Minggu, 16 Desember 2012
Perbedaan CSMA/CD dan CSMA/CA
Metode akses Carrier-Sense Multiple Access/Collision Avoidance
atau yang disingkat (CSMA/CA) mempunyai beberapa kesamaan karakteristik
dengan CSMA/CD(Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection).
Perbedaannya terletak pada tiga komponen terakhir. CSMA/CD mendeteksi data yang
bertabrakan, sedangkan metode CSMA/CA berusaha untuk menghindari tubrukan data
tersebut.
Walaupun secara teori itu bagus, metode yang
menggunakan CSMA/CD menyebabkan beberapa permasalahan, ini merupakan salah satu
mengapa metode akses CSMA/CA lebih populer daripada CSMA/CD.
Metoda akses : CSMA/CD
Metoda akses yang digunakan ethernet dalam LAN disebut
carrier sense multiple access with collision detection disingkat
CSMA/CD. Maksudnya, sebelum komputer/device mengirim data, komputer tersebut
“menyimak/mendengar” dulu media yang akan dilalui sebagai pengecekan apakah
komputer lain sedang menggunakannya, jika tidak ada maka komputer/device akan
mengirimkan data nya. Terkadang akan terjadi dua atau lebih komputer yang
mengirimkan data secara bersamaan dan itu akan mengakibatkan collision (tabrakan).
Bila collisionterjadi maka seluruh komputer yang ada akan
mengabaikan data yang hancur tersebut. Namun bagi komputer pengirim data, dalam
periode waktu tertentu maka komputer pengirim akan mengerim kembali data yang
hancur akibat tabrakan tersebut.
Metode Akses : CSMA/CA
Di suatu jaringan yang
menggunakan metode akses CSMA/CA, ketika komputer mempunyai data untuk
ditransmisikan, NICnya terlebih dahulu mengecek kabel apakah sudah ada data
yang siap di kabel. Sejauh ini, proses ini ada juga di CSMA/CD.
Namun, jika NIC meresakan bahwa
kabel tidak digunakan, NIC tidak akan mengirim paket datanya. Dia akan
mengirimkan sinyal yang menandakan bahwa NIC mungkin mentransmisikan data luar
menuju kabel.
file pdf dapat didownload di link di sini
Jumat, 30 November 2012
What's inside router??
Empat komponen dari sebuah router dapat
diidentifikasi:
- Input
port
Input melakukan
beberapa fungsi. Ia melakukan fungsi lapisan fisik mengakhiri suatu link
fisik masuk ke router. Ini melakukan fungsi data link layer yang
diperlukan untuk beroperasi dengan fungsi data link layer (lihat Bab 5) di sisi
lain dari link masuk. Hal ini juga melakukan fungsi lookup dan forwarding sehingga
datagram diteruskan ke dalam kain switching router muncul pada output port yang
sesuai.
·
Switching fabric
Fabric
beralih menghubungkan port input router ke port output. Ini kain beralih
sepenuhnya terkandung dengan router - di dalam jaringan router jaringan.
- Output
port
Sebuah
port output menyimpan datagram yang telah diteruskan untuk itu melalui kain
switching, dan kemudian mengirimkan datagram pada link keluar. Output port
sehingga melakukan data link reverse dan fungsi lapisan fisik sebagai port
input.
- Routing prosesor
Prosesor
routing mengeksekusi protokol routing ,memelihara tabel routing, dan melakukan
fungsi-fungsi manajemen jaringan dalam router
Arsitektur router
Port input
Fungsi forwarding
dari port input merupakan pusat fungsi switching router. Dalam banyak
router, itu adalah di sini bahwa router menentukan port output yang datagram
Arriving akan diteruskan melalui kain switching. Pemilihan port output
dibuat menggunakan informasi yang terkandung dalam tabel routing. Meskipun
tabel routing dihitung oleh prosesor routing, sebuah "bayangan copy"
dari tabel routing biasanya disimpan pada setiap port input dan diperbarui,
sesuai kebutuhan, oleh prosesor routing. Dengan salinan lokal dari tabel
routing, keputusan switching dapat dibuat secara lokal, pada setiap port
masukan, tanpa melibatkan prosesor routing yang terpusat.
Switching fabric
·
Switching via Memory
Merupakan
router generasi pertama dengan komputer sederhana di mana proses switch-nya
berada di bawah control langsung CPU dan paket disalin ke system memory.
Kecepatanya terbatas oleh bandwith memory karena hanya boleh ada dua bus yang
saling bersilangan untuk setiap datagram.
·
Switching via Bus
Pengiriman
datagram dari input port memory menuju output port memory dialkukan melalui bus. Terdapat
kendala pada kecepatan karena proses switch terbatas oleh bus bandwith. Pada
Cisco 5600 memiliki kecepatan yang cukup untuk akses dan perusahaan router
yaitu 32 Gbps
·
Switching via Jaringan Interkoneksi
Jaringan
interkoneksi digunakan untuk mengatasi masalah keterbatasan bandwith. Jaringan banyan, crossbardan interkoneksi lainnya membentuk
proses ini untuk menghubungkan prosesor di dalam multiprocessor. Tipeswitching ini memiliki desain yang canggih
yaitu dapat memecah datagram ke dalam beberapa cells dengan panjang tertentu,
kemudian cell tersebut di-switch melalui susunan router.
Port Output :
·
Ketika
datagram tiba lebih cepat dari switch fabric dibandingkan dengan kecepatan
transfer datagram pada port output akan terjadi buffering.
·
Penjadwalan
akan dilakukan pada antrian datagram untuk menunggu proses transmisi datagram.
Antrian pada port output :
·
Datagram
diterima dari port input dan dikeluarkan menuju jalur yang sesuai.
·
Memungkinkan
terjadi buffering ketika rata-rata kedatangan datagram via switch melebihi
kecepatan output datagram pada line output.
·
Memungkinkan
juga terjadi antrian atau delay dan loss ketika pada port terjadi buffer.
untuk mengunduh file pdf silahkan klik disini
Minggu, 18 November 2012
Sliding Window
Flow control adalah prosedur yang mencegah transmitter mengirimkan informasi lebih cepat
daripada yang dapat ditangani penerima.
. Negosiasi kecepatan pengirim dengan penerima :
. Pengirim terlalu cepat, buffer overflow
. Pengirim terlalu lambat, bandwidth terbuang
. Masalah: bagaimana untuk mendapatkan rate pengiriman yang tepat
. Contoh flow control
. ON-OFF Flow Control
. Sliding-Window Flow Control
. Untuk mengirimkan paket tidak perlu menunggu ACK dari paket sebelumnya.
Memungkinkan sejumlah paket transit
. Penerima mempunyai buffer sepanjang Ws
. Pengirim dapat transmit sampai Ws frame tanpa ACK
. Tiap frame diberi nomor d number sequence (SN)
. ACK frame memuat nomor dari frame berikutnya yg diharapkan diterima
. SN dibatasi oleh ukuran field (k-bit)
. Frame diberi nomor modulo 2k
file pdf bisa di dowwnload di sini
Minggu, 11 November 2012
Reliable Data Transfer
RDT 2.1
Sender:
·
Pada saat mengirim data maka akan menunggu
panggilan dari layer atas (application layer).
·
Ketika ada corrupt maka akan dicek oleh NAK.
·
Setelah corrupt diatasi maka paket akan
dikirim.
Receiver:
·
Ketika tidak ada corrupt maka paket akan
diterima .
·
Ketika ada corrupt maka akan dilakukan
checkSum dan dicek oleh NAK,setelah corrupt teratasi maka paket akan dikirim
lagi.
RDT 2.2
Sender :
·
Pada saat mengirim data maka akan menunggu
panggilan dari layer atas (application layer).
·
Setelah itu ACK akan memeriksa adanya corrupt.
·
Setelah pengecekan selesai maka paket akan
dikirim.
Receiver :
·
Ketika tidak ada error maka paket akan
diterima oleh receiver.
·
Menunggu panggilan dari layer dibawah (network
layer), apabila ada corrupt maka akan diperiksa lagi oleh ACK.
RDT 3.0
Sender:
·
Menunggu panggilan dari layer atas(application
layer) dan timer dimulai.
·
Ketika ada corrupt, maka akan di cek oleh ACK,
apabila timer habis maka akan dimulai lagi.
·
Setelah corrupt teratasi maka paket akan
dikirim dan timer berhenti.
Receiver:
·
Ketika paket tidak ada corrupt lagi maka paket
akan terkirim atau diterima oleh receiver dan timer berhenti.
Kelemahan pipeline dengan selective repeat :
· Pengirim dapat
mempunyai paket dalam jumlah banyak di dalam pipelining.
· Penerima mengirim ACK
secara individu untuk setiap paket.
· Pengirim
mempertahankan waktu untuk setiap paket yang tidak atau bukan ACK.
Langganan:
Postingan (Atom)




